Aktivitas Belanja di Internet Naik 69 Persen Selama PSBB Covid-19

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat aktivitas belanja online masyarakat melalui platform digital semakin beragam selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang entah kapan psbb selesai. Hal ini utamanya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

“Produk yang dibeli beraneka ragam, kalau 3-4 tahun produk yang dominasi [e-commerce] kategori fashion, handphone atau personal care, tapi sepanjang PSBB produk yang dicari mulai geser ke alat kesehatan dan kebutuhan rumah tangga,” kata Staf Ahli Bidang Transformasi Digital, Kreativitas, dan SDM Menko Perekonomian Mira Tayyiba dalam webinar bertajuk ‘Peranan Aktif Pemerintah Daerah dalam Mendukung Gernas Bangga Buatan Indonesia’, Selasa (23/6/2020).

Dia melanjutkan bahwa hal itu terlihat dengan kenaikan intensitas aktivitas e-commerce sebesar 69 persen dibandingkan dengan sebelum pandemi. Hal ini juga mendorong nilai transaksi sebesar 18 persen dalam periode yang sama. Tidak hanya alat rumah tangga saja, hidangan frozen pun banyak diburu oleh masyarakat, karena jarang sekali ada tempat makan dine in selama psbb.

Sementara itu, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi mencatat sejak upaya Presiden mendorong UMKM masuk ekosistem digital hingga hari ini, (23/6), sebayak 500.000 UMKM telah memiliki lapak dalam jaringan. Para UMKM pun akan mengikuti webinar umkm September 2020 ini untuk mendapatkan wawasan lebih dalam penjualan dibidang digital marketing. Hingga akhir tahun pemerintah menargetkan akan menambah 1,5 juta UMKM lain yang tergabung dalam ekosistem digital marketing agar siap Bersama umkm lebih berkembang.

 

Source : https://ekonomi.bisnis.com



Leave a Reply

Open chat